Danantara Indonesia
Logo Danantara Indonesia

Pusat Media
Press Releases
01 Dec, 2025

Keluarga Besar BUMN Kirim Bantuan Tahap Awal dan Lanjut ke Aceh– Sumatera, Mobilisasi Udara Dibuka untuk Percepatan Distribusi

Bagikan ke

Keluarga Besar BUMN Kirim Bantuan Tahap Awal dan Lanjut ke Aceh– Sumatera, Mobilisasi Udara Dibuka untuk Percepatan Distribusi

Jakarta, 2 Desember 2025 - Banjir dan longsor beruntun di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir telah memutus jalur transportasi di berbagai titik. Di Lhokseumawe dan Aceh Utara, ruas jalan utama terendam hingga setinggi pinggang orang dewasa, jembatan di beberapa kecamatan terputus, serta ribuan warga harus mengungsi ke fasilitas ibadah, sekolah, hingga gedung pemerintahan. Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat, sementara kebutuhan logistik meningkat setiap hari.

 

Menanggapi kondisi tersebut, koordinasi lintas-BUMN langsung diaktifkan. BPI Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sejak akhir pekan lalu membentuk pusat koordinasi untuk memetakan kebutuhan mendesak, menginventarisasi ketersediaan bantuan di seluruh BUMN, sekaligus menyiapkan jalur distribusi alternatif setelah akses darat dilaporkan tidak dapat dilalui.
 

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan pentingnya membuka jalur udara agar bantuan dapat bergerak cepat. “Ketika masyarakat membutuhkan, Keluarga Besar BUMN bergerak sebagai satu. Kecepatan menjadi penentu,” ujarnya.

 

Sejak beberapa hari terakhir, sejumlah pengiriman bantuan BUMN telah dilakukan melalui udara untuk menjangkau wilayah yang terisolasi, termasuk Aceh bagian utara. Pengiriman pertama dimulai pada gelombang awal akhir pekan, disusul oleh pengiriman lanjutan yang dikonsolidasikan pada hari Senin (01/12).

 

Melalui dukungan pesawat khusus dari Garuda-Citilink, sebanyak 9,4 ton bantuan berhasil diberangkatkan menuju Aceh melalui Kualanamu untuk kemudian diteruskan ke Lhokseumawe. Seluruh bantuan diterima oleh BPBD dan unsur TNI, untuk kemudian disalurkan ke posko-posko, fasilitas publik, serta wilayah yang hanya dapat dijangkau menggunakan kendaraan tinggi atau perahu.

 

Secara total, puluhan ton bantuan telah dikonsolidasikan, meliputi perlengkapan bayi, selimut, bahan pangan pokok, susu formula, makanan siap saji, obat-obatan serta vaksin dan kebutuhan logistik lain bagi pengungsian dan kecamatan terisolasi, termasuk pembukaan dapur umum hingga tim yang membantu evakuasi warga. Posko tanggap darurat juga didirikan di berbagai titik untuk menyaluarkan kebutuhan pokok dan layanan kesehatan.

 

Pemulihan layanan publik juga menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali beraktivitas. Sejumlah BUMN sektor strategis seperti Telkom Group melaporkan 12 STO yang blackout dan menyebabkan ribuan BTS terdampak. Upaya pemulihan terus berlangsung meski beberapa lokasi hanya bisa diakses dengan perahu karet. PLN yang mengerahkan material jaringan dan genset, bersama TNI AU, menggunakan Hercules dan helikopter agar 41 genset bisa terpasang di lokasi vital seperti rumah sakit, pelabuhan, dan posko logistik. Pertamina memperkuat suplai BBM dan LPG dengan mengerahkan AMT tambahan dari berbagai daerah, meningkatkan suplai dari Padang, serta mengirim 30 skid tank LPG dari Dumai. Pertamina juga menyalurkan BBM darurat untuk alat berat, 5.000 liter Dexlite di Tapanuli Utara, serta 6.000 liter avtur untuk mendukung misi penerbangan BNPB.

 

Setelah keberangkatan gelombang awal bantuan melalui udara, Keluarga Besar BUMN kini menyiapkan pengiriman lanjutan untuk wilayah Aceh lainnya, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Proses konsolidasi bantuan di masing-masing BUMN terus berjalan, dengan pengiriman berikutnya direncanakan menggunakan kombinasi jalur udara dan laut, menyesuaikan kondisi cuaca dan akses darat.

 

Rosan menegaskan bahwa upaya ini akan terus diperkuat. “Ini baru tahap awal. Kami akan terus bekerja dengan BP BUMN dan seluruh BUMN agar bantuan tersampaikan dan masyarakat di Aceh maupun Sumatera lainnya dapat segera pulih,” ujarnya. Dengan terbukanya jalur udara, mobilisasi cepat logistik antar-BUMN, serta upaya teknis pemulihan jaringan dan listrik yang terus berlangsung, operasi kemanusiaan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak titik terdampak dan mempercepat pemulihan sosial ekonomi di Aceh dan Sumatera bagian utara.

 

-- SELESAI--

 

Tentang Danantara Indonesia

Danantara Indonesia, dikenal sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), adalah badan pengelola investasi strategis yang dibentuk melalui Undang Undang Nomor 1 Tahun 2025. Sebagai lembaga independen di bawah Presiden, Danantara Indonesia memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN guna mendukung pencapaian misi Asta Cita, rencana strategis nasional, serta program pemerintah dalam mempercepat industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi. Dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Danantara Indonesia bertujuan untuk memperkuat tata kelola aset negara, menciptakan nilai tambah bagi perekonomian, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

 

Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi:

Tim Komunikasi

Danantara Indonesia

media@danantaraindonesia.com