Respons Terpadu Keluarga Besar BUMN, Mobilisasi Udara Dibuka untuk Percepatan Distribusi Bantuan Bencana Sumatera
Bagikan ke

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir telah mengganggu aktivitas masyarakat secara luas. Air setinggi pinggang orang dewasa menutup jalur utama di beberapa titik, terutama di Lhokseumawe dan Aceh Utara, di mana jembatan terputus dan ribuan penduduk harus mengungsi ke sekolah, rumah ibadah, dan gedung pemerintah. Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat, sementara kebutuhan bantuan harian terus meningkat.
Menjawab keadaan darurat tersebut, BPI Danantara Indonesia bersama BP BUMN langsung membentuk pusat koordinasi lintas-BUMN. Tim ini bertugas mempercepat konsolidasi bantuan dari berbagai BUMN, sekaligus menentukan moda transportasi yang paling mungkin digunakan terutama karena beberapa titik terdampak tidak diapat diakses melalui jalur darat.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa percepatan distribusi menjadi prioritas utama. “Ketika masyarakat membutuhkan, Keluarga Besar BUMN bergerak sebagai satu. Kecepatan menjadi penentu,” ungkapnya.


Pengiriman Bantuan Melalui Udara
Dengan akses darat terputus, jalur udara dipilih sebagai rute pertama untuk mengalirkan bantuan. Armada Garuda–Citilink digunakan untuk mengangkut 9,4 ton logistik menuju Kualanamu lalu diteruskan ke Lhokseumawe. Sesampainya di Aceh, bantuan ditangani BPBD serta unsur TNI untuk segera disebar ke pos pengungsian dan titik-titik yang sulit dijangkau.
Fokus Bantuan: Kebutuhan Dasar & Pemulihan Layanan
- Logistis Kebutuhan Pokok: Makanan instan, bahan pangan pokok, perlengkapan bayi, selimut, obat-obatan, vaksin, kebutuhan sanitasi, pakaian dan kebutuhan sehari-hari lain diprioritaskan untuk warga yang kehilangan akses terhadap layanan dasar.
- Layanan Publik Vital: Pemulihan jaringan telekomunikasi dan listrik mendapat perhatian signifikan. Telkom mengerahkan tim untuk mengaktifkan kembali STO dan BTS yang terdampak, sementara PLN mengirimkan genset serta material jaringan menggunakan Hercules dan helikopter.
- Energi & Mobilitas: Pertamina memperkuat suplai BBM dan LPG dengan armada tambahan, termasuk dukungan BBM darurat bagi alat berat serta avtur untuk penerbangan misi kemanusiaan.
Setelah tahap awal ini, BUMN menyiapkan pengiriman lanjutan untuk tiga provinsi terdampak dengan kombinasi jalur udara dan laut, menyesuaikan kondisi cuaca serta akses lapangan. Rosan menegaskan keberlanjutan upaya ini. “Ini baru tahap awal. Kami akan terus bekerja dengan BP BUMN dan seluruh BUMN agar bantuan tersampaikan dan masyarakat di Aceh maupun Sumatera lainnya dapat segera pulih,” ungkapnya.
Dengan kolaborasi lintas-BUMN dan pembukaan mobilisasi udara sejak hari pertama, bantuan diharapkan dapat mencapai wilayah yang sebelumnya terisolasi serta mempercepat proses pemulihan masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.



